Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2010

Elegi Patah Hati

Kembali Bawa kembali hatiku Jangan lagi kau simpan jiwaku Ingin kusatukan kembali keping kalbu yang berserak Mengumpulkan sisa-sisa kekuatan yang mungkin masih ada Tanpamu
Pergi Meski rasaku takkan pernah mengizinkanmu lari Tapi hatiku berkata harus Demi kebaikan dan keutuhan jiwa Membiarkanmu menghilang dari hadapan Adalah pilihan terbaik yang bisa ku ambil Saat ini
Tinggal Tak boleh meninggalkan kenanganmu di sudut memori Biar tegarku saja yang tetap di sini Menyambut diri yang telah tercabik Menguatkan kaki, menegakkan raga Menyusun lengkungan senyum di bibir Selamanya...

#nggak jelas banget ^^

Jadi? 24 Oktober 2010 19:51

Beberapa hari ini, gue jadi sensi yang lumayan parah. Dua hari terakhir ini, ba'da ashar, gue nangis di masjid. Sesenggukan lagi! Padahal, gue kalo nangis biasanya tanpa suara, berarti kalau gue nangis sampe sesenggukan atau bahkan pake suara, tandanya gue bener2 sedih... Tapi kenapa?
Gue nelpon akh bush. Sebenernya dia yang nyuruh sih. Tapi gue nggak tega kalo minta dia nelpon balik. Tahulah... Tapi terputus. Haah, pikiran gue lagi seneng merekam kembali masa2 bersamanya. Ana kangen sama akhi.. Beberapa kotak susu, berlembar2 surat, soal matematika buatannya, dan gantungan kunci ITB adalah sebagian dari apa yang pernah dia kasih sama gue. Gue lagi bener2 kangen sama akhi. Tapi giliran ketemu, gue nggak ngomong apa2. Gue berencana untuk ngasih dia oleh2 kue dari Garut, yang sebenernya gue nggak ngerti itu kue apaan. Nanti, pas SDC. Dia janji mau dateng.
Oh iya, ngomong2 janji mau dateng, Ghozi bilang dia juga mau dateng kok.
Akh irfan nongol di CM. Gue disindir abis gara2 gue yang ma…