Langsung ke konten utama

May I Have a Break?


Hey guys! I need a break, although it's not a break up...

Gue capek sama keadaan kayak gini. Sakit hati jadinya. Gue selalu dihadapkan dengan masalah kayak begini. Dan serius, itu nggak enak banget.
Gue terus menangis, menangis, mungkin sampai saat ketika gue lelah menangis akan hal begini dan membiarkan semuanya berlalu tanpa ada yang bisa gue kerjakan.
Selalu dipertemukan dengan situasi yang bak buah simalakama. Entah apa buah simalakama itu. Yang jelas, apapun keputusan yang gue ambil, semuanya terasa salah.
Merasa sendiri, tanpa ada yang mau coba mengerti keadaan. Yah, ada sih, satu orang yang mengerti akan apa yang sebenarnya terjadi. Tapi gue yakin, dia tak akan bisa membantu banyak saat itu.
Gue lelah diperlakukan seperti ini terus, tapi gue juga nggak bisa berbuat banyak, karena apapun yang gue lakukan nggak akan bisa mengubah banyak keadaan.
Gue cuma bisa berharap sang waktu akan membantu gue menyembuhkan luka ini, atau menghapus perlahan keadaan seperti ini...


 

But, I did nothing at all..
I really want to have some breaks with him, and think all about us.
Thinking about the best solution for these problems.
Here is the time to break...
And I don't want to meet him at all for nowadays...


'cause I really need a break, although it's not a break up...
Somebody, help me...

Komentar