Langsung ke konten utama

Saat hati mulai memilih.

Entahlah.
Aku mungkin belum berdamai dengan masa lalu.
Aku mencoba melupakan, tapi tetap saja kenangan manis itu selalu tersimpan di sudut hati.
Menanti saat yang tepat untuk terbayang dalam angan semu.


Aku tak mengerti apa cinta itu.
Yang kutahu, ia datang tiba-tiba, mengetuk pintu hati.
Membawa sebentuk wajah dan sebuah nama.
Dan berusaha menghempaskan sesuatu bernama logika.


Aku bertempur dengan hati dan pikiranku.
Dia datang secara perlahan dan mulai membuatku terlena.
Terbuai angan yang mungkin tak bisa kugapai.
Keinginan suci, menggenapkan setengah agama.


Hanya mampu kusimpan rapat semua rasa ini.
Aku mungkin belum berani menciptakan kesempatan.
Masih kupasrahkan janji kehidupan pada aliran takdirNya.
Entah dengannya, angan semu jauh sebelum ini, atau lainnya.


#aku senang, hari Jum'at ini :')

Komentar

Thanjawa Arif mengatakan…
semoga dapat memilih pilihan yang tepat ya mbak
n.a.i.k.a_ mengatakan…
aamiin, doakan saja, mas arif :)