Langsung ke konten utama

Apa Kabar, CinTA?

Assalamu'alaikum, readers :)
Maaf ya, aku jarang banget post di sini. Gomenasai ...

Oke, sekarang aku udah jadi mahasiswi tingkat 4. Kalau istilah bahasa Inggrisnya mah, senior. Bahasa sininya? Swasta :D
Lalu? Adakah yang berubah? Ya!
 
Aku mengamini perkataan kakak-kakak tingkatku bahwa tingkat 4 ini cukup berat untuk dilalui. Dimulai dari pemilihan mata kuliah yang membuatku galau (baik karena nggak tahu harus ambil apa maupun karena jadwal matkul yang bertabrakan), sampai masalah TA.

Apa itu TA?
Tidak lain dan tidak bukan adalah....

*soundeffect* JENGJENGJEEEENG~



Tugas Akhir!

Ya, aku mengambil mata kuliah Tugas Akhir 1 dan Seminar 1 semester ini. Padahal, aku belum punya dosen pembimbing, lho.

Apa? Hari gini belum punya dosen pembimbing?

Iya. Sebenarnya mungkin ini kesalahan aku juga, yang tidak sesegera mungkin ke Bandung untuk mengerjakan tes pendaftaran bimbingan (keren banget, ya? Mau bimbingan aja ada tesnya. Tulis dan wawancara, pula. Nggak kalah keren, deh, sama ngelamar pekerjaan *skip*). Walhasil, sampai sekarang, aku masih belum punya dosen pembimbing dan belum tahu mau mengerjakan TA dengan topik apa. Parah, ya?

Ada saran harus ambil topik apa?
Btw, untuk tes kemarin, aku ambil topik Bipolar Disorder, lho. Haha.

Terus, hubungannya sama matematika apa?

Aku juga awalnya nggak kebayang. Apa hubungannya coba, perasaan manusia sama persamaan matematika --a
Ternyata ada, lho!
Jadi, salah satu klasifikasi dari Bipolar Disorder itu Bipolar Disorder II (BP-II). Gampangnya, BP-II itu adalah orang yang memiliki perubahan mood secara ekstrim, karena setidaknya punya sekali masa senang yang agak berlebihan (hipomania), dan sekali masa depresi. Lama masa perubahan mood ini paling lama sekitar 4 hari. Orang yang punya BP-II ternyata bisa memiliki siklus perubahan mood yang berulang secara periodik.
Nah, di sinilah matematika dipakai. Jadi, kita berusaha memodelkan perubahan mood yang berulang itu dalam bentuk fungsi periodik :)

Ribet, ya? Buat apa, sih, capek-capek begitu?

Sebenarnya, tujuan utama dari hal ini adalah agar kita bisa lebih memahami orang-orang dengan BP-II, agar nanti mereka tidak mendapat perlakuan yang salah dan bisa mendapat perawatan yang tepat :)

(Semoga mengerti :D)

Balik lagi ke masalah tes, jadi hasil tes ini belum bisa keluar, soalnya aku belum ikut tes wawancara, dikarenakan dosen ybs sedang berada di luar kota. Doakan yang terbaik untukku, ya!



Lalu, bagaimana jika seandainya aku tak lolos seleksi?

*sigh*
Ini, sih, yang bikin galau. Soalnya,aku nggak punya rencana cadangan untuk itu. Aku nggak tahu harus meminta dibimbing oleh dosen yang mana, dengan topik apa, dsb... Apalagi dosen-dosen di bidang yang kuinginkan (Matematika Terapan) biasanya sudah tidak menerima mahasiswa lagi untuk dibimbing, karena sudah banyak mahasiswa yang lebih dulu meminta dibimbing beliau-beliau.

What should I do?

*sigh*

Well, sepertinya cukup sekian ceritaku. Mungkin, kalau sudah ada kelanjutannya, aku akan bercerita lagi.

Terima kasih sudah mau membaca :)

Wassalamu'alaikum, readers!

Komentar