Langsung ke konten utama

Surat untuk Tuhan

Tuhan, maafkan.
Aku tak lagi kuat untuk berpura-pura kuat.
Hujan ini terlalu deras, hingga aku terjebak dan memelas.
Malam ini begitu pekat, hingga aku pun tersesat.
Sungguh, tak mampu kutahan semua keluh.
Ingin ku berteriak, melampiaskan.
Namun, siapalah yang akan mendengarkan?
Aku hanya sendiri di sini.
Malam gelap gulita; aku butuh pelita.
Yang mampu membantuku melenyapkan malam senyap.
Yang mampu melindungiku dari hujan yang menggemuruh.
Kutahu, tiada daya dan upaya, melainkan dari-Mu.
Dan aku bersujud memelas, dengan mengharap lautan kasih-Mu yang tak terbatas.
Tuhan, berikan aku kekuatan.
Untukku bangkit di tengah dingin yang menggigit.
Tunjukkanlah dan terangilah jalanku dengan cahaya-Mu.
Bantulah aku berdiri menghadapi apa yang kualami.
Bimbinglah aku menuju jalan-Mu.
Aku meminta, dalam keagungan-Mu yang maha.

Di dalam penat dan pekat, H-12 Januari 2015.

Komentar

Cia ling mengatakan…
KEREN GAN ARTICLE NYA
KUNJUNGI JUGA BLOG SAYA YA GAN
=>http://chaniaj.blogspot.com
http://www.dkipoker.com/dkipk/index.php
Defa Ramadhani mengatakan…
kata-katanya bagus sekali,semoga do'a nya terkabul.amin
n.a.i.k.a_ mengatakan…
To Cia ling:

Terima kasih :)
n.a.i.k.a_ mengatakan…
To Defa Ramadhani:

Terima kasih, aamiin :)